Cold Paving Hot Mix Asbuton,CPHMA

Balitbang PUPR telah mengembangkan spesifikasi dan pedoman Asbuton Campuran Panas Dihampar Dingin (Cold Paving Hot Mix Asbuton,CPHMA).
CPHMA dapat didefinisikan sebagai campuran beraspal yang mengandung Asbuton dan bahan tambah lain bila diperlukan, yang sudah dicampur dengan baik di pabrik dan dipasarkan dalam keadaan siap dihampar dan dipadatkan dalam pembuatan perkerasan jalan beraspal.
Teknik pencampuran serta proporsi bahan dalam campuran menjadi menjadi kewenangan produsen asal menghasilkan campuran yang memenuhi persyaratan. Pencampuran dilakukan di pabrik secara panas kemudian dipasarkan dalam keadaan siap dihampar dan dipadatkan secara dingin (temperatur udara) sebagai perkerasan jalan beraspal. Pemasaran dapat dilakukan dalam bentuk kemasan maupun dalam bentuk curah.
Keunggulan CPHMA
CPHMA dapat diaplikasikan langsung dilapangan dengan dihampar pada suhu lapangan (cold paving) tanpa menggunakan AMP.
CPHMA juga dapat diaplikasikan di lapangan dengan dihampar panas maupun hangat.
Jika dipasarkan dalam bentuk kemasan, CPHMA juga dapat digunakan juga dalam pekerjaan preventif dan pemeliharaan jalan (sebagai komponen tambalan)
Mensubstitusi aspal minyak 100%.
Mudah didapatkan karena sudah diproduksi secara pabrikan di Sulawesi Tenggara, Jawa Tengah, dan Jawa Timur

CPHMA atau campuran beraspal panas Asbuton dihampar dingin adalah campuran beraspal yang mengandung Asbuton dan bahan tambahan lain, (polimer) jika diperlukan. Pencampuran dilakukan di pabrik secara panas kemudian dipasarkan dalam keadaan siap dihampar dan dipadatkan secara dingin (temperatur udara) sebagai perkerasan jalan beraspal.

Dalam mengimplementasikan CPHMA ada beberapa hal yang harus diperhatikan dilapangan

Perkerasan eksisting harus diberi lapis pengikat atau lapis resap ikat.
Penghamparan dapat dengan menggunakan mesin penghampar (Finisher) atau secara manual, dengan memperhatikan kerataan elevasi hamparan serta keseragaman butiran agregat (tidak segregasi),
Pada saat pemadatan sering kali terjadi campuran menempel pada roda alat pemadat dan terangkat, untuk menghindari hal tersebut, roda pemadat harus cukup basah. Hal ini karena ikatan awal di dalam campuran beraspal (antar campuran beraspal) pada CPHMA lebih tidak kuat karena aspal lebih lunak, adanya minyak ringan atau adanya bahan anti penggumpalan.
Keunggulan CPHMA

Harga Produksi campuran beraspal bisa di hemat 25 %
Mensubsidi aspal minyak hingga 100 %
Digunakan untuk lalulintas ringan sampai sedang dengan lalulintas maksimum 1000 kendaraan/hari.
Di kemas dalam karung sehingga dapat digunakan kapanpun.
Dapat diaplikasikan di lokasi-lokasi terpencil, termasuk pulau-pulau kecil yang tidak memiliki fasilitas Unit Pencampur Aspal Panas.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan bahwa setelah umur 3 – 4 tahun kerusakan pada perkerasan jalan relatif kecil yaitu berkisar antara 15 – 20%
Dibandingkan dengan campuran sejenis antara lain konstruksi perkerasan yang lebih merata dan homogen serta kerataan permukaan yang lebih baik


















SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Seorang Blogger pemula yang sedang belajar

0 Response to " "

Posting Komentar